MENU

Jumat, 30 September 2016

INILAH KEKEJAMAN G30S PKI YANG SUDAH TIDAK DI CERITAKAN

=> Latar belakang G30S/PKI :
1. PKI menjadi salah satu partai pemenang dalam pemilu 1955.
2. Terbentuknya poros Jakarta-Peking.
3. Penerapan sistem pemerintahan berlandaskan NASAKOM.
4. Pergolakan politik yang semakin tidak stabil.
5. Terjadinya sengketa antara AD dan PKI.

=> Tujuan G30S/PKI :
-Mengubah ideologi pancasila menjadi ideologi komunis.



=> Tokoh G30S/PKI :
D. N Aidit dibantu oleh Letkol Untung Sutopo

Kamis, 29 September 2016

The Legend Of Tarzen (2016) BRRip 720p RETAiL

Dated Released : 1 July 2016
Quality : BluRay 720p
Info : imdb.com/title/tt0918940
IMDb Rating : 6.7 (33,862 users)
Star : Alexander Skarsgård, Margot Robbie, Christoph Waltz
Genre : Action, Adventure
—————————————-
=============================================================================
Tarzan, having acclimated to life in London, is called back to his former home in the jungle to investigate the activities at a mining encampment.

Ghostbusters (2016) BRRip 720p Extended

 

Dated Released : 14 July 2016
Quality : BluRay 720p
Info : imdb.com/title/tt1289401/
IMDb Rating : 5.5 (80,568 users)
Star : Melissa McCarthy, Kristen Wiig, Kate McKinnon
Genre : Action, Comedy, Fantasy
—————————————-
=============================================================================
Following a ghost invasion of Manhattan, paranormal enthusiasts Erin Gilbert and Abby Yates, nuclear engineer Jillian Holtzmann, and subway worker Patty Tolan band together to stop the otherworldly threat.

Film The Adventures of Beatle (2015)



seo
Download Film Gratis The Adventures of Beatle (2015)
Release Date : 22 December 2015 (USA)
Genre : Comedy, Drama, Thriller
Quality : BluRay
Source : 720p BluRay x264-NOSCREENS
IMDB Info : http://www.imdb.com/title/tt2201532/

Film Alleycats (2016)



Alleycats (2016)
Download Film Gratis Alleycats (2016)
Release Date : 23 June 2016 (UK)
Genre : Action, Thriller
Quality : BluRay
Source : 1080p BluRay x264 DTS-FGT
IMDB Info : http://www.imdb.com/title/tt3917318/

KERAJAAN DI SULAWESI SELATAN SEBELUM KERAJAAN GOWA

Sebuah sejarah kerajaan di Sulawesi Selatan yang pernah mencapai puncak kejayaannya sebelum besarnya kerajaan Gowa – Tallo adalah kerajaan Siang.  Siang diperkirakan mengalami “masa keemasan” sekitar abad XV – XVI — sedangkan masyarakat Bugis Makassar nanti mengenal tradisi tulis “lontarak” di abad XVII.  Kerajaan Siang hanya sedikit dikenal dan hanya sedikit yang baru bisa diungkap lewat penelitian arkeologi di bekas pusat wilayah pemerintahan dan pelabuhan Siang Situs Sengkae, Bori Appaka, Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep ( 70 km dari Kota Makassar)
Dari minimnya hasil penelitian, diperkirakan bahwa kerajaan Siang ini telah dikunjungi oleh Kapal – kapal Portugis antara tahun 1542 dan 1548 jauh sebelum kerajaan Gowa memproklamirkan kekuatan maritimnya.  Seorang peneliti sejarah dari Portugis yakni Pelras mengemukakan bahwa selama masa pengaruh Luwu di semenanjung timur Sulawesi Selatan, kemungkinan dari Abad X hingga Abad XVI, terdapat kerajaan besar lain di semenanjung barat, dikenal dengan nama Siang, yang pertama kali muncul pada sumber manuskrip Eropa dalam peta Portugis bertarikh 1540. Nama “Siang” berasal dari kata “ kasiwiang” , yang berarti persembahan kepada raja (homage rendu a’ un souverain).

JEJAK KERAJAAN GOWA DI AUSTRALIA

Prof. Regina Ganter, seorang sejarawan dari University of Griffith, Brisbane, Australia, telah meriset salah satu suku Aborigin Marege yang ternyata berbahasa Melayu Makasar. Marege adalah desa kuno di Tanah Arnhem (Arnhem Land) di daerah Darwin, dan Australia bagian utara.
Penghuni asli wilayah Tanah Arnhem ini adalah suku pribumi Aborigin Yolŋu (baca: Yolngu), yang sebelum kedatangan orang Eropa diketahui telah berhubungan dagang dengan pelaut atau pedagang dari Bugis/Makassar dan Melayu.
Prof. Regina Ganter
Prof. Regina Ganter, peneliti yang mendapat fakta komunitas Muslim kuno Aborigin berasal dari Kerajaan Gowa Tallo di Makasar, Sulawesi Selatan.
Dalam risetnya, Prof. Regina menuturkan bahwa sejak masa Sultan Hasanuddin (1653-1669) kapal-kapal Phinisi dari Makasar menguasai perairan teluk antara Carpentaria – Darwin, untuk mencari tripang.
Prof. Regina mendapat fakta yang menakjubkan, bahwa komunitas Muslim kuno Aborigin berasal dari Kerajaan Gowa Tallo di Makasar, Sulawesi Selatan.
Komunitas ini sudah ada sejak abad ke 17 atau sekitar tahun 1650-an dan menyebarkan Islam di Australia Utara hingga ke desa yang pada masa lalu disebut sebagai desa “Kayu Jawa” di Australia Barat.
Begitu fenomenalnya suku Yolngu, sampai dibuat film drama yang berjudul “Yolngu Boy” pada tahun 2001 yang menceritakan tiga bocah suku Yolngu melewati transisi dari kehidupan anak-anak menjadi remaja.
Keuntungan film drama ini sebesar $645,700 dan itupun hanya keuntungan dari penayangannya di Australia saja. Film suku Yolngu lainnya adalah “Ten Canoes” pada tahun 2006 dan memenangi beberapa penghargaan (award) seperti AACTA Awards Australia, Cannes Film Festival, Flanders International Film Festival Ghent, Satellite Award dan lainnya.

LARANGAN MEMILIH PEPIMPIM KAFIR

Menjadikan orang kafir sebagai pemimpin bagi umat Islam berarti menentang Allah SWT dan Rasulullah SAW serta Ijma' Ulama. Memilih orang kafir sebagai pemimpin umat Islam berarti memberi peluang kepada orang kafir untuk "mengerjai" umat Islam dengan kekuasaan dan kewenangannya.
Berikut ini adalah sejumlah Dalil Qur'ani beserta Terjemah Qur'an Surat (TQS) yang menjadi dasar untuk bersikap dalam memilih pemimpin :
1.  Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin
QS. 3. Aali 'Imraan : 28.
"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara  diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."
 QS. 4. An-Nisaa' : 144.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?"
 QS. 5. Al-Maa-idah : 57.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman."

Rabu, 28 September 2016

DAFTAR PAHLAWAN ISLAM DI INDONESIA

1. Pahlawan Nasional Aceh

Achmad Soebardjo, pejuang kemerdekaan Indonesia, menteri luar negeri
Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (lahir di Karawang, Jawa Barat, 23 Maret 1896 – meninggal 15 Desember 1978 pada umur 82 tahun) adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, dan seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Ia adalah Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Achmad Soebardjo memiliki gelar Meester in de Rechten, yang diperoleh di Universitas Leiden Belanda pada tahun 1933.

Cut Nyak Dhien, pejuang perang Aceh
 
Cut Nyak Dhien (ejaan lama: Tjoet Nja' Dhien, Lampadang, Kerajaan Aceh, 1848 – Sumedang, Jawa Barat, 6 November 1908; dimakamkan di Gunung Puyuh, Sumedang) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh. Setelah wilayah VI Mukim diserang, ia mengungsi, sementara suaminya Ibrahim Lamnga bertempur melawan Belanda. Ibrahim Lamnga tewas di Gle Tarum pada tanggal 29 Juni 1878 yang menyebabkan Cut Nyak Dhien sangat marah dan bersumpah hendak menghancurkan Belanda.

Pahlawan Indonesia Dari Berbagai Provinsi

NamaLahirWafatKeteranganPenetapanProvinsi asal/pengusulRef.
Abdul Halim19111988Aktivis kemerdekaan dan politisi, Perdana Menteri Indonesia2008Sumatera Barat[3][8]
Abdul Halim Majalengka18871962Aktivis kemerdekaan dan Ulama, Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia2008 [9]Jawa Barat[10][8]
Abdul Haris Nasution19182000Jenderal Angkatan Darat, dua kali diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat2002Sumatera Utara[3][11]
Abdul Kadir17711875Bangsawan dari Melawi, menawarkan pengembangan ekonomi, melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda1999Kalimantan Barat[3][12]
Abdul Malik Karim Amrullah19081981Sarjana Islam dan penulis sekaligus tokoh Muhammadiyah.2011Sumatera Barat[13]
Abdul Muis18831959Politisi, kemudian penulis1959Sumatera Barat[c][4][14]
Abdul Rahman Saleh19091947Tokoh awal dalam Angkatan Udara, terbunuh ketikamembawa keperluan medis karena ditembak oleh Belanda1974D.I. Yogyakarta[4][15]
Abdul Wahab Hasbullah18881971Tokoh Islam, salah seorang pendiri Nadhlatul Ulama2014Jawa Timur[16]
Andi Abdullah Bau Massepe19181947Bangsawan Bugis, memimpin penyerangan melawan pasukan Belanda selama Revolusi Nasional, seorang putra dari Andi Mappanyukki2005Sulawesi Selatan[3][17]
Achmad Subarjo18961978Aktivis kemerdekaan dan menteri pemerintahan2009Jawa Barat[3][18]
Adam Malik19171984Jurnalis dan aktivis kemerdekaan, Wakil Presiden Indonesiaketiga1998Sumatera Utara[3][19]
Adnan Kapau Gani19051968Aktivis kemerdekaan yang menjadi menteri pemerintahan, menyeludupkan senjata untuk mendukung Revolusi Nasional2007Sumatera Barat[3][20]
Nyi Ageng Serang17521828Pemimpin gerilyawan Jawa yang memimpin penyerangan terhadap kolonial Belanda atas beberapa pendudukan1974Jawa Tengah[3][21]
Agus Salim18841954Aktivis kemerdekaan, politisi, pemimpin Islam Minang1961Sumatera Barat[4][22]
Agustinus Adisucipto19161947Tokoh awal dalam Angkatan Udara, terbunuh ketikamembawa keperluan medis karena ditembak oleh Belanda1974D.I. Yogyakarta[4][23]
Ahmad Dahlan18681934Pemimpin Islam Jawa, mendirikan Muhammadiyah; suamiSiti Walidah1961D.I. Yogyakarta[4][24]
Ahmad Rifa'i17861870Pemikir dan penulis Islam yang dikenal karena pernyataan anti-Belandanya2004Jawa Tengah[3][25]
Ahmad Yani19221965Pemimpin Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September1965Jawa Tengah[4][26]
Alimin18891964Pendukung kemerdekaan, politisi, dan tokoh Partai Komunis Indonesia1964Jawa Tengah[4][27]
Amir Hamzah19111946Penyair dan nasionalis1975Sumatera Utara[3][28]
Antasari18091862Melakukan penyerangan terhadap pasukan kolonial Belanda dalam Perang Banjar1968Kalimantan Selatan[4][29]
Arie Frederik Lasut19181949Geolog dan pengajar yang dieksekusi oleh Belanda1969Sulawesi Utara[4][30]
Bagindo Azizchan19101947Walikota Padang, melawan pasukan Belanda saat Revolusi Nasional2005Sumatera Barat[3][31]
Basuki Rahmat19211969Jenderal, saksi dari Supersemar1969Jawa Timur[4][32]
Bernard Wilhelm Lapian189219772015Sulawesi Utara[7]
Teungku Chik di Tiro18361891Tokoh Islam Aceh dan pemimpin gerilyawan yang melakukan perlawanan pasukan kolonial Belanda1973Aceh[4][33]
Cilik Riwut19181987Prajurit dan politisi, menawarkan pengembangan ekonomi dan budaya di Kalimantan Tengah1998Kalimantan Tengah[3][34]
Cipto Mangunkusumo18861943Politisi Jawa, mentor Sukarno1964Jawa Tengah[4][35]
Cokroaminoto18831934Politisi, pemimpin Sarekat Islam, mentor Sukarno1961Jawa Timur[4][36]
Ernest Douwes Dekker18791950Jurnalis dan politisi Indo yang membantu kemerdekaan Indonesia1961Jawa Timur[d][4][37]
Dewi Sartika18841947Pengajar, mendirikan sekolah untuk perempuan yang pertama di negara tersebut1966Jawa Barat[4][38]
Cut Nyak Dhien18501908Pemimpin gerilyawan Aceh yang melakukan penyerangan terhadap pasukan kolonial belanda; istri Teuku Umar1964Aceh[4][39]
Diponegoro17851855Putra Sultan Yogyakarta, melangsungkan perang lima tahunmelawan pasukan kolonial Belanda1973D.I. Yogyakarta[4][40]
Donald Izacus Panjaitan19251965Jenderal Angkatan Darat, terbunuh dalam Gerakan 30 September1965Sumatera Utara[4][41]
Eddy Martadinata19211966Laksamana Angkatan Laut dan diplomat, terbunuh dalam kecelakaan helikopter1966Jawa Barat[4][42]
Fakhruddin18901929Pemimpin Islam, menegosiasikan pengamanan pejiarah hajiIndonesia; tokoh Muhammadiyah.1964D.I. Yogyakarta[4][43]
Fatmawati19231980Pembuat bendera nasional pertama, aktivis sosial, istriSukarno2000Bengkulu[3][44]
Ferdinand Lumbantobing18991962Doktor dan politisi, memperjuangkan hak asasi pasukan buruh1962Sumatera Utara[4][45]
Frans Kaisiepo19211979Nasionalis Papua yang membantu dalam akuisisi Papua1993Papua[3][46]
Gatot Mangkupraja18961968Aktivis kemerdekaan dan politisi, menyarankan pembentukan Pembela Tanah Air2004Jawa Barat[3][47]
Gatot Subroto19071962Jenderal, deputi ketua staff Angkatan Darat1962Jawa Tengah[4][48]
Halim Perdanakusuma19221947Tokoh awal dalam Angkatan Udara, terbunuh saat Revolusi Nasional1975Jawa Timur[3][49]
Hamengkubuwono I17171792Sultan Yogyakarta, melakukan perlawanan terhadap VOC, mendirikan Yogyakarta2006D.I. Yogyakarta[3][50]
Hamengkubuwono IX19121988Sultan Yogyakarta, aktivis kemerdekaan, pemimpin militer, dan politisi; Wakil Presiden Indonesia kedua1990D.I. Yogyakarta[3][51]
Harun Bin Said19471968Mengebom MacDonald House saat konfrontasi Indonesia–Malaysia1968Jawa Timur[e][4][52]
Hasan Basri19231984Prajurit selama Revolusi Nasional Indonesia, mendukung integrasi Kalimantan di Indonesia2001Kalimantan Selatan[3][53]
Hasanuddin16311670Sultan Gowa, melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda1973Sulawesi Selatan[4][54]
Hasyim Asy'ari18751947Pemimpin Islam, pendiri Nahdlatul Ulama1964Jawa Timur[4][55]
Hazairin19061975Sarjana legal, aktivis kemerdekaan, menteri pemerintahan, dan pengajar1999Sumatera Barat[3][56]
Herman Johannes19121992Insinyur, membuat senjata selama Revolusi Nasional, membantu pendirian Universitas Gadjah Mada2009Nusa Tenggara Timur[3][57]
Ida Anak Agung Gde Agung19211999Aktivis kemerdekaan dan menteri pemerintahan2007Bali[3][58]
Idham Chalid19212010Pemimpin Nahdlatul Ulama, politisi2011Kalimantan Selatan[13][59]
Ilyas Yakoub19031958Aktivis kemerdekaan, politisi, dan anggota pasukangerilyawan1999Sumatera Barat[3][60]
Tuanku Imam Bonjol17721864Tokoh Islam dari Sumatera Barat yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda dalamPerang Padri1973Sumatera Barat[4][61]
Radin Inten II18341856Bangsawan dari Lampung, memimpin revolusi penyerangan penjajah Belanda1986Lampung[3][62]
Iskandar Muda15931636Sultan Aceh, memperluas pengaruh negara1993Aceh[f][3][63]
Ismail Marzuki19141958Komposer yang membuat sejumlah lagu kebangsaan2004DKI Jakarta[3][64]
Iswahyudi19181947Tokoh awal dalam Angkatan Udara, terbunuh saat Revolusi Nasional1975Jawa Timur[3][65]
Iwa Kusumasumantri18991971Aktivis kemerdekaan, ahli hukum, dan politisi2002Jawa Barat[3][66]
Izaak Huru Doko19131985Aktivis kemerdekaan dan pengajar, membantu pendirianUniversitas Udayana2006Nusa Tenggara Timur[3][67]
Jamin Ginting19211974Pejuang kemerdekaan menentang pemerintah Hindia Belanda di Tanah Karo2014Sumatera Utara[16]
Janatin19431968Mengebom MacDonald House saat konfrontasi Indonesia–Malaysia1968Jawa Tengah[g][4][68]
Jatikusumo19171992Jenderal Angkatan Darat dan politisi2002Jawa Tengah[3][69]
Andi Jemma19351965Aktivis kemerdekaan, memimpin penyerangan melawan pasukan Belanda saar Revolusi Nasional2002Sulawesi Selatan[3][70]
Johannes Abraham Dimara19162000Pimpinan tentara Papua yang membantu dalam akuisisiPapua2010Papua[71]
Johannes Leimena19051977Menteri Kesehatan Pertama, mengembangkan sistem klinikPuskesmas2010Maluku[71]
Juanda Kartawijaya19111963Politisi SundaPerdana Menteri Indonesia terakhir1963Jawa Barat[4][72]
Karel Satsuit Tubun19281965Brigadir polisi, terbunuh saat Gerakan 30 September1965Maluku[4][73]
Kartini18791904Tokoh hak asasi perempuan Jawa1964Jawa Tengah[4][74]
Ignatius Joseph Kasimo19001986Aktivis kemerdekaan, pemimpin Partai Katolik2011D.I. Yogyakarta[13][75]
Katamso Darmokusumo19231965Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September1965Jawa Tengah[4][76]
I Gusti Ketut JelantikTidak diketahui1849Pemimpin Bali yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda1993Bali[3][77]
I Gusti Ketut Puja19041957Gubernur Bali pertama2011Bali[13][78]
Ki Bagus Hadikusumo189019542015D.I. Yogyakarta[7]
Ki Hajar Dewantara18891959Pengajar dan menteri pemerintahan, mendirikan Taman Siswa, saudara Suryopranoto1959D.I. Yogyakarta[4][79]
Ki Sarmidi Mangunsarkoro19041957Pengajar bersama dengan Budi Utomo dan Taman Siswa, menteri pemerintahan2011Jawa Tengah[13][80]
Kiras Bangun18521942Pemimpin gerilyawan Batak yang melawan penjajah Belanda2005Sumatera Utara[3][81]
Kusumah Atmaja18981952Ketua Kehakiman Mahkamah Agung Pertama1965Jawa Barat[4][82]
La Maddukelleng17001765Bangsawan dari Kesultanan Paser, mengusir pasukan Belanda dari Kerajaan Wajo1998Sulawesi Selatan[3][83]
Lambertus Nicodemus Palar19001981Diplomat, menegosiasikan pengakuan Indonesia saatRevolusi2013Sulawesi Utara[84]
John Lie19111988Laksamana Muda Angkatan Laut, menyeludupkan barang untuk membantu Revolusi Nasional2009Sulawesi Utara[3][85]
Mahmud Badaruddin II17671852Sultan Palembang, yang melakukan perlawanan terhadap penjajah Inggris dan Belanda1984Sumatera Selatan[3][86]
Mangkunegara I17251795Melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda dan antek-anteknya di Jawa Tengah1988Jawa Tengah[3][87]
Andi Mappanyukki18851967Bangsawan Bugis, memimpin penyerangan melawan pasukan Belanda pada 1920an dan 30an, ayah dari Andi Abdullah Bau Massepe2004Sulawesi Selatan[3][88]
Maria Walanda Maramis18721924Pendukung hak asasi perempuan dan pengajar1969Sulawesi Utara[4][89]
Martha Christina Tiahahu18001818Gerilyawan dari Maluku yang wafat saat ditahan Belanda1969Maluku[4][90]
Marthen Indey19121986Nasionalis dan aktivis kemerdekaan, menawarkan intergrasi Papua di Indonesia1993Papua[3][91]
Mas Isman192419822015Jawa Timur[7]
Mas Mansur18961946Sarjana Islam, pemimpin Muhammadiyah1964Jawa Timur[4][92]
Mas Tirtodarmo Haryono19241965Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September1965Jawa Timur[4][93]
Maskun Sumadireja19071986Aktivis kemerdekaan dan politisi2004Jawa Barat[3][94]
Cut Nyak Meutia18701910Pemimpin gerilyawan Aceh yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda1964Aceh[4][95]
Mohammad Hatta19021980Aktivis kemerdekaan, Wakil Presiden Indonesia Pertama2012Sumatera Barat[h][96][97]
Mohammad Husni Thamrin18941941Politisi dan aktivis kemerdekaan1960DKI Jakarta[4][98]
Mohammad Natsir19081993Sarjana Islam dan politisi, Perdana Menteri Indonesiakelima2008Sumatera Barat[3][99]
Teuku Muhammad Hasan19061997Aktivis kemerdekaan, gubernur Sumatera pertama2006Aceh[3][100]
Muhammad Mangundiprojo19051988Pejuang kemerdekaan, pemimpin Pertempuran Surabaya2014Jawa Tengah[16]
Muhammad Yamin19031962Penyair yang menjadi politisi dan aktivis kemerdekaan1973Sumatera Barat[4][101]
Mohammad Yasin19202012Bapak Brimob Kepolisian RI2015Sulawesi Tenggara[7]
Mustopo19131986Pemimpin saat Pertempuran Surabaya, mendirikan Kampus Kedokteran Gigi Dr. Moestopo2007Jawa Timur[3][102]
Muwardi19071948Menangani keamanan saat Proklamasi Kemerdekaan, membangun sebuah rumah saat di Surakarta1964Jawa Tengah[4][103]
Nani Wartabone19071986Aktivis kemerdekaan dan politisi, membantu memadamkan pemberontakan Permesta2003Gorontalo[3][104]
I Gusti Ngurah Made Agung187619062015Bali[7]
I Gusti Ngurah Rai19171946Pemimpin militer Bali saat Revolusi Nasional1975Bali[3][105]
Nuku Muhammad Amiruddin17381805Sultan Tidore, memimpin beberapa pertempuran laut melawan pasukan kolonial Belanda1995Maluku Utara[3][106]
Noer Alie19141992Pemimpin Islam dan pengajar, memimpin prajurit saatRevolusi Nasional2006Jawa Barat[3][107]
Teuku Nyak Arif18991946Politisi Aceh dan pemimpin perlawanan, gubernur Acehpertama1974Aceh[108]
Opu Daeng Risaju18801964Politisi wanita awal, melakukan perlawanan terhadap Belanda saat Revolusi Nasional2006Sulawesi Selatan[3][109]
Oto Iskandar di Nata18971945Politisi dan aktivis kemerdekaan1973Jawa Barat[4][110]
Pajonga Daeng Ngalie19011958Mengkoordinasikan penyerangan di Sulawesi Selatan saatRevolusi Nasional, menawarkan integrasi nasional2006Sulawesi Selatan[3][111]
Pakubuwono VI18071849Susuhunan Surakarta, memberontak melawan pasukan kolonial Belanda1964Jawa Tengah[4][112]
Pakubuwono X18661939Susuhunan Surakarta, mendukung berbagai proyek untuk kepentingan Pribumi Indonesia2011Jawa Tengah[13][113]
Pattimura17831817Gerilyawan dari Maluku yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda1973Maluku[4][114]
Pierre Tendean19391965Prajurit Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September1965DKI Jakarta[4][115]
Pong Tiku18461907Bangsawan Toraja, melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda2002Sulawesi Selatan[3][116]
Raja Ali Haji1809kr. 1870Sejarawan dan penyair dari Riau2004Kepulauan Riau[3][117]
Raja Haji Fisabilillah17271784Pejuang dari Riau yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda1997Riau[3][118]
Rajiman Wediodiningrat18791952Ketua Dewan Perwakilan Rakyat pertama2013D.I. Yogyakarta[84]
Ranggong Daeng Romo19151947Memimpin pasukan dalam dua pertempuran melawan pasukan Belanda saat Revolusi Nasional2001Sulawesi Selatan[3][119]
Rasuna Said19101965Pendukung hak asasi wanita dan nasionalis1974Sumatera Barat[3][120]
Robert Wolter Monginsidi19251949Gerilyawan di Makassar saat Revolusi Nasional, dieksekusi oleh Belanda1973Sulawesi Selatan[4][121]
Saharjo19091963Menteri Kehakiman, pelopor pengesahan pembaruan di negara tersebut1963Jawa Tengah[4][122]
Sam Ratulangi18901949Politisi Minahasa dan pendukung kemerdekaan Indonesia1961Sulawesi Utara[4][123]
Samanhudi18781956Pengusaha, mendirikan Sarekat Islam1961Jawa Tengah[4][124]
Silas Papare19181978Memperjuangkan kemerdekaan Papua dari Belanda, menawarkan integrasi Papua di Indonesia1993Papua[3][125]
Sisingamangaraja XII18491907Pemimpin Batak yang melakukan kampanye gerilyawanmelawan pasukan kolonial Belanda1961Sumatera Utara[4][118]
Siswondo Parman19181965Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September1965Jawa Tengah[4][126]
Siti Hartinah19231996Istri presiden Suharto, aktif dalam karya sosial, mendirikanTaman Mini Indonesia Indah1996Jawa Tengah[3][127]
Siti Walidah18721946Pendiri Aisyiyah, tokoh Muhammadiyah, istri Ahmad Dahlan,1971D.I. Yogyakarta[i][4][128]
Slamet Riyadi19271950Brigadir Jeneral Angkatan Darat, terbunuh ketika putting down pemberontakan di Sulawesi2007Jawa Tengah[3][129]
Sudirman19161950Komandan Ketua Tentara Nasional Indonesia pada saatRevolusi Nasional.1964Jawa Tengah[j][4][130]
Albertus Sugiyapranata18961963Uskup Katolik Jawa dan nasionalis1963Jawa Tengah[4][131]
Sugiyono Mangunwiyoto19261965Kolonel Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September1965D.I. Yogyakarta[4][132]
Suharso19121971Pelopor pengobatan prostesis1973Jawa Tengah[4][133]
Sukarjo Wiryopranoto19031962Tokoh kemerdekaan, diplomat, dan politisi1962Jawa Tengah[4][134]
Sukarni19161971Tokoh kemerdekaan, diplomat, dan politisi2014Jawa Timur[16]
Sukarno19011970Aktivis kemerdekaan yang membacakan Proklamasi KemerdekaanPresiden Indonesia pertama2012Jawa Timur[h][96][97]
Sultan Agung15911645Sultan Mataram, melakukan perlawanan terhadap VOC1975D.I. Yogyakarta[3][135]
Andi Sultan Daeng Radja18941963Aktivis kemerdekaan dan politisi2006Sulawesi Selatan[3][136]
Supeno19161949Menteri pemerintahan, terbunuh ketika perlawanan terhadap Belanda saat Revolusi Nasional1970Jawa Tengah[4][137]
Supomo19031958Menteri Kehakiman Pertama, membantu penulisanKonstitusi1965Jawa Tengah[4][138]
Suprapto19201965Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September1965Jawa Tengah[4][139]
Supriyadi19251945Pemimpin pemberontakan melawan pasukan pendudukan Jepang di Blitar1975Jawa Timur[k][3][140]
Suroso18931981Politisi dan aktivis kemerdekaan1986Jawa Timur[3][141]
Suryo18961948Gubernur Jawa Timur saat Revolusi Nasional1964Jawa Timur[4][142]
Suryopranoto18711959Pengajar dan tokoh hak asasi pekerja, saudara Ki Hajar Dewantara1959D.I. Yogyakarta[4][143]
Sutan Syahrir19091966Politisi, Perdana Menteri Indonesia pertama1966Sumatera Barat[4][144]
Soetomo18881938pengajar Jawa, mendirikan Budi Utomo1961Jawa Timur[l][4][145]
Sutomo19201981Pemimpin militer yang memimpin perlawanan dalamPertempuran Surabaya2008Jawa Timur[m][3][146]
Sutoyo Siswomiharjo19221965Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September1965Jawa Tengah[4][147]
Syafruddin Prawiranegara19111989Gubernur Bank Indonesia pertama2011Banten[13]
Syarif Kasim II18931968Sultan Siak, menawarkan integrasi kerajaan-kerajaan diSumatera Timur1998Riau[3][137]
Tahi Bonar Simatupang19201990Jenderal yang menjabat sebagai ketua staff dari 1950 sampai 19542013Sumatera Utara[84]
Tuanku Tambusai17841882Pemimpin Islam dari Riau yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda saat Perang Padri1995Riau[3][148]
Tan Malaka18841949Politisi dan aktivis komunis Minang1963Sumatera Barat[4][149]
Thaha Syaifuddin18161904Sultan Jambi, memimpin pasukan revolusi melawan pasukan kolonial Belanda1977Jambi[3][150]
Tirtayasa16311683Gerilyawan dari Banten yang melakukan perlawanan terhadap Belanda1970Banten[4][151]
Tirto Adhi Suryo18801918Jurnalis, diasingkan karena editorial anti-Belanda buatannya2006Jawa Tengah[3][152]
Teuku Umar18541899Pemimpin gerilyawan Aceh yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda; suami Cut Nyak Dhien1973Aceh[4][153]
Untung Surapati16601706Memimpin beberapa pemberontakan melawan VOC1975Jawa Timur[3][154]
Urip Sumoharjo18931948Pemimpin Angkatan Darat Indonesia, komandan kedua setelah Sudirman1964Jawa Tengah[4][155]
Wage Rudolf Supratman19031938Komposer lagu kebangsaan "Indonesia Raya"1971DKI Jakarta[4][156]
Wahid Hasyim19141953Pemimpin Nahdlatul Ulama, Menteri Agama Indonesia pertama1964Jawa Timur[4][157]
Wahidin Sudirohusodo18521917Doktor dan pemimpin di Budi Utomo1973D.I. Yogyakarta[4][158]
Wilhelmus Zakaria Johannes18951952Pelopor pengobatan radiologi1968Nusa Tenggara Timur[4][159]
Yos Sudarso19251962Komodor Angkatan Laut, terbunuh saat konfrontasi dengan Belanda di Nugini Belanda1973Jawa Tengah[4][160]
Yusuf Tajul Khalwati16261699Pemimpin Islam, memimpin pemberontakan gerilyawanmelawan VOC1995Sulawesi Selatan[3][161]
Zainal Mustafa19071944Pemimpin Islam yang melakukan perlawanan terhadappasukan pendudukan Jepang1972Jawa Barat[4][162]
Zainul Arifin19091963Politisi dan gerilyawan, terbunuh saat peristiwa percobaan pembunuhan yang ditargetkan kepada Sukarno1963Sumatera Utara[4][163]
sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Pahlawan_Nasional_Indonesia